"Pemkab Bangka berencana akan memperluas lahan sawah hingga 45 hektare dari sebelumnya hanya sekitar belasan hektare,"
Sungailiat (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, akan memperluas lahan persawahan di Desa Labu untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah itu.

"Pemkab Bangka berencana akan memperluas lahan sawah hingga 45 hektare dari sebelumnya hanya sekitar belasan hektare," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanbunnak) Kabupaten Bangka, Meinalina di Sungailiat, Rabu.

Ia mengatakan untuk perluasan sawah ini akan dianggarkan dana sebesar Rp675 juta dengan menggunakan APBD Perubahan 2015.

"Dengan memperluas lahan sawah ini tidak hanya meningkatkan produksi padi, namun bisa mengurangi ketergantungan beras dari luar daearah," katanya.

Ia mengatakan, Pemkab Bangka melalui Distanbunnak akan fokus pada komoditi beras yang bertujuan untuk mengurangi potensi rawan pangan dimana saat ini produksi padi dari petani lokal masih sangat terbatas.

"Diberikannya bantuan perluasan lahan persawahan ini merupakan salah satu bukti keseriusan pemerintah setempat dalam mendorong usaha pertanian, khususnya tanaman pangan sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan lokal," katanya.

Ia berharap, dengan adanya perluasan lahan ini para petani akan lebih giat dan serius menekuni sektor pertanian tersebut sehingga kesejahteraan masyarakatpun akan semakin meningkat.

"Kami harapkan bantuan perluasan lahan ini juga memotivasi warga petani untuk terus menggeluti sektor pertanian pangan, ini penting untuk meningkatkan produksi pangan lokal," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemkab akan melakukan pengadaan sarana produksi padi yang bersumber dari APBD Kabupaten Bangka sejumlah 200 hektar yang dialokasikan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Merawang, Kecamatan Puding Besar, Kecamatan Mendobarat, dan Kecamatan Riau Silip.

Pewarta: Kasmono
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026