"Selain itu, kepiting bakau juga akan dapat membantu pelestarian hutan bakau yang ada di seluruh Kabupaten Bangka Tengah," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bateng Heru Irianto di Koba, Senin.
Sebagai langkah pertama pengembangan budidaya kepiting bakau, Kabupaten Bangka Tengah akan menebarkan benih di daerah Jembatan Gutung.
"Kami nanti akan menebarkan 100an kilogram benih kepiting bakau di daerah Jembatan Gutung," katanya.
Sebelumnya, DKP pernah melakukan penebaran benih di daerah Batu Beriga, namun karena kendala cuaca, maka pengembangan budidaya kepiting bakau belum berhasil.
"Jika penebaran benih kali ini berhasil, maka nantinya kepiting bakau akan dilestarikan berdampingan dengan program pelestarian hutan bakau," kata Heru.
Lebih lanjut Heru mengatakan, nantinya pelestarian kepiting bakau dapat diintegrasikan dengan sektor pariwisata di mana pengunjung dapat menikmati keasrian hutan bakau sambil memancing kepiting.
"Kepiting bakau memiliki beberapa kelebihan antara lain ukurannya yang besar dan dagingnya yang banyak," kata dia.
Selain itu, menurut Heru, pangsa pasar untuk kepiting bakau sangatlah luas termasuk negara-negara di luar negeri sebagai tujuan ekspor.
"Negara-negara seperti Cina, Jepang, Taiwan, Amrika dan juga di kawasan Eropa semua memiliki permintaan kepiting bakau yang cukup tinggi, kalau kita bisa membudidayakan kepoting bakau maka tidak susah mencari pasar," katanya.
Oleh sebab itu, DKP berharap masyarakat ikut serta dalam menyukseskan program pembudidayaan kepiting agar Bangka Tengah bisa menjadi sentra budidaya kepiting bakau guna meningkatkan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.
Editor : Ida
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.