"Pelaksanaan UN tahun ini di tingkat SMP/MTs pada 4 hingga 7 Mei masih dilakukan secara manual,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Sebanyak 229 sekolah tingkat SMP/MTs di Provinsi Bangka Belitung (Babel) belum siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) 2015 secara online karena terkendala persediaan komputer dan jaringan internet.

"Pelaksanaan UN tahun ini di tingkat SMP/MTs pada 4 hingga 7 Mei masih dilakukan secara manual," kata Kabid Pendidikan Tinggi (Dikti) Dinas Pendidikan Babel Wahyudin di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil verifikasi Tim Kementerian Ristek dan Dikti, seluruh sekolah tingkat SMP/MTs negeri maupun swasta di daerah ini belum memenuhi standar dan syarat untuk melaksanakan UN online.

Syarat sekolah bisa melaksanakan UN online ini, di antaranya, memiliki petugas laboratorium komputer, dapat menyediakan komputer  di sekolah yang jumlahnya sebanding dengan jumlah siswa peserta ujian nasional, atau dengan perbandingan 1 banding 3 (satu unit komputer untuk tiga orang siswa), katanya.

Misalnya, jumlah peserta UN sebanyak 120 orang, maka komputer yang harus disediakan pihak sekolah minimal 40 unit.

Selain itu, sekolah harus mampu menyediakan komputer dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dan pihak sekolah harus mampu menyediakan jaringan internet yang memadai demi kelancaran UN tersebut.

"Saat ini, hampir seluruh sekolah tingkat SMP/MTs ini belum memiliki labortorium komputer dan jaringan internet yang memadai," ujarnya.

Namun demikian, kata dia, pihaknya terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana komputerisasi di sekolah ini, agar tahun depan sekolah setingkat SMP/MTs ini sudah siap melaksanakan UN online ini.

"Mudah-mudahan tahun depan, sudah ada sekolah yang mampu menyelenggarakan ujian online ini, karena dinilai lebih baik, praktis dan kerahasiaannya terjaga dengan baik," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026