Pertemuan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Lampung Barat yang disambut langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta jajarannya serta Perwakilan Hiswana Migas DPC Lampung.
Diawali dengan diskusi terkait permasalahan-permasalahan pendistribusian BBM dan LPG 3 Kg di Kabupaten Lampung Barat, terutama bagi masyarakat Nelayan yang tinggal di wilayah Perairan di beberapa daerah di Kabupaten Lampung Barat serta membahas mengenai peningkatan konsumsi masyarakat, Kabupaten Lampung Barat akan BBM dan LPG 3 Kg dalam menghadapi New Normal masa pandemik COVID-19 di tahun 2021 ini.
Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II Umar Ibnu Hasan mengatakan Pertamina secara aktif melakukan sosialisasi pelaksanaan Program PLB yang merupakan salah satu bentuk sinergi antara Pertamina Sumbagsel dengan
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
“Pertamina akan terus mensosialisasikan PLB yang diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan BBM yang berkualitas,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut Pertamina juga menyampaikan perkembangan Program Pertashop yang saat ini secara parsial sudah berjalan di Kabupaten Lampung Barat. Program Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina dengan skala kecil untuk melayani kebutuhan BBM, LPG dan juga pelumas yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain. Ini menjadi peluang usaha bagi mitra Pertamina.
Keberadaan program Pertashop ini sangat didukung oleh Pemerintah Kabupaten untuk menggerakkan ekonomi desa dan memudahkan masyarakat mendapat BBM berkualitas dan ramah lingkungan.
“Bagi masyarakat yang tertarik untuk mendirikan Pertashop, dapat memperoleh informasi seputar persyaratan dan tata cara pendaftaran melalui website di halaman ptm.id/MitraPertashop atau dengan menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135,” kata Umar.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.