"Kami sangat mendukung perda tersebut, karena dapat meningkatkan perekonomian dan promosi potensi daerah,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Gubernur Bangka Belitung (Babel) Rustam Effendi mendukung rencana penyusunan peraturan daerah tentang pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah di provinsi itu mengenakan batu akik saat bekerja/dinas.

"Kami sangat mendukung perda tersebut, karena dapat meningkatkan perekonomian dan promosi potensi daerah," kata Rustam Effendi, usai membuka kontes batu akik di Pangkalpinang, Jumat.

Menurut dia, perda batu akik ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkenalkan potensi daerah melalui promosi batu alam.

"Dalam waktu dekat ini, kita akan bahas rancangan peraturan daerah terkait batu akik tersebut," ujarnya.

Namun demikian, kata dia, pembahasan ranperda ini tergantung situasi dan kondisi pemerintahan daerah ini. Apabila tidak memungkinkan, maka pihaknya akan mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) supaya seluruh PNS mengenakan batu akik saat bekerja.

"Kami sangat setuju dengan aturan PNS mengenakan batu akik saat bekerja, karena ini akan meningkatkan usaha dan kualitas kerajinan batu akik," ujarnya.

Saat ini, kata dia, perda batu akik telah diterapkan di Manado Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintahan Maluku. Batu alam tidak saja dijadikan cincin, kalung, tetapi juga untuk berbagai jenis aksesoris dan cinderamata.

"Kami berkeinginan batu akik tidak menjadi kerajinan musiman, tetapi terus berkembang dan menjadi ikon atau lambang daerah ini," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan kegiatan kontes batu akik ini dapat mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional dan internasional, sehingga dapat meningkatkan pendapatan perajin.

Kegiatan kontes batu akik khas Bangka Belitung dimulai pada Jumat (3/4) hingga Minggu (5/4) di Lapangan Merdeka Pangkalpinang, diikuti 932 perajin dan pecinta berbagai jenis batu akik di antaranya peserta batu akik jenis ginyang air medium 53 orang/pihak, ginyang air luxs 61, ginyang teh medium 54 peserta.

Selanjutnya, peserta batu akik jenis ginyang teh luxs 54 orang, ginyang bensin 62, ginyang karang 116, bacan 63, pandan 32, satam 126, metaljes 62, ginyang bensin goes green 62 dan batu akik unik serta antik 213 peserta. 


Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026