"Kurang makanan berserat, kurang minum," kata dokter bedah RSU Bunda Jakarta Iga Nari Laksmi Dewi kepada wartawan, Jumat (12/6).
Ia menjelaskan wasir secara anatomi bukan penyakit, tetapi perubahan fisiologis pada bantalan pembuluh darah di dubur, yaitu pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah dan jaringan sekitarnya.
Kurang asupan cairan dan serat dapat mengakibatkan sembelit. Saat sulit buang air besar, seseorang yang mengejan dapat mengakibatkan ambeien.
"Ketika mengejan, tekanan bisa mengakibatkan vena pecah," jelas dia.
Diare kronis juga dapat menyebabkan wasir.
Selain itu, sering mengangkat beban berat, terlalu lama duduk atau berdiri juga dapat memicu timbulnya perubahan tersebut.
Masa kehamilan juga dapat menjadi penyebab wasir karena peningkatan hormon progesteron yang dapat memicu sembelit dan tekanan pada panggul akibat rahim yang membesar.
Wasir juga dapat terjadi setelah melahirkan akibat mengejan.
Menurut Iga, wasir yang terjadi setelah melahirkan dapat hilang sendiri bila tidak begitu parah.
Pewarta: Natisha AndarningtyasEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.