"Yang mengalami kenaikan harga saat ini hanya harga telur ayam broiler. Selain untuk dijadikan lauk, telur broiler juga banyak dijadikan ibu rumah tangga sebagai bahan pembuat kue,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga telur ayam broiler di pasar-pasar tradisional di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai berangsur naik karena permintaan meningkat menjelang Idul Fitri 1436 Hijriah.

"Saat ini harga telur ayam broiler naik menjadi Rp1.400 per butir dari sebelumnya Rp1.200, sedangkan harga telur ayam kampung masih bertahan Rp2.000 per butir, demikian juga dengan harga telur bebek masih bertahan Rp3.000 per butir," kata seorang pedagang, Rudi di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan, peningkatan permintaan cenderung terjadi pada telur ayam broiler dibanding jenis telur lainnya karena warga lebih gemar mengonsumsinya. Selain itu harga telur ayam broiler juga lebih murah.

"Yang mengalami kenaikan harga saat ini hanya harga telur ayam broiler. Selain untuk dijadikan lauk, telur broiler juga banyak dijadikan ibu rumah tangga sebagai bahan pembuat kue," katanya.

Menurut dia, untuk mencukupi kebutuhan warga pasokan telur didatangkan dari luar daerah karena hasil telur lokal masih sangat minim disebabkan belum berkembangnya usaha tersebut di daerah itu.

"Pasokan telur itu kebanyakan didatangkan dari Palembang, Jawa, Medan, dan Sumbar agar permintaan konsumen terpenuhi. Kemungkinan permintaan akan terus meningkat seiring mendakati Lebaran," ujarnya menambahkan.

Demikian juga Andi, pedagang lainnya yang mengakui harga telur berangsur naik dan kemungkinan baru akan stabil kembali dua minggu setelah Lebaran.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026