Sungailiat, Bangka (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung mencatat sembilan kasus penularan COVID-19 varian Omicron tersebar di sejumlah daerah di Pulau Bangka dan Belitung.

Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya di Sungailiat, Rabu, mengatakan, sembilan kasus Omicron ditemukan selama beberapa bulan terakhir.

"Semua pasien yang terinfeksi virus Omicron termasuk pasien positif virus corona saat ini menjalani perawatan intensif oleh tim kesehatan," kata dia.

Ia mengakui pemeriksaan pasien yang diduga terkonfirmasi varian Omicron harus melalui uji pemeriksaan di Jakarta sehingga memerlukan waktu beberapa hari untuk mengetahui hasilnya.

Berdasarkan data perkembangan kasus COVID-19 di Bangka Belitung, total kasus positif 53.828 orang, Omicron sembilan orang, sembuh 51.213 orang, serta 1.148 orang masih menjalani perawatan.

"Saya minta seluruh lapisan masyarakat bersama-sama berjuang mencegah jangan sampai terjadi peningkatan gelombang kasus COVID-19 dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Gerakan percepatan layanan vaksinasi secara serentak, kata dia, terus dilakukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan target penyuntikan 5.500 dosis vaksin penguat.

"Layanan vaksin dosis pertama kelompok umum di Bangka Belitung mencapai 93,9 dari total sasaran sebanyak 1,14 juta orang," katanya.

Meskipun realisasi vaksinasi dosis pertama sudah melampaui target rata-rata nasional yang ditetapkan 70 persen, katanya, gerakan percepatan vaksinasi masih terus dibuka.

 

Pewarta: Kasmono
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026