"Diperkirakan stok gula pasir ini akan terus bertambah, karena pasokan dari daerah sentra produksi masih lancar,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok gula pasir di sejumlah distributor sembako di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 300 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah itu.
"Diperkirakan stok gula pasir ini akan terus bertambah, karena pasokan dari daerah sentra produksi masih lancar," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel, Marhoto, di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menjelaskan sebanyak 300 ton gula pasir tersebut tersebar di gudang PT Bina Purnama Bersama 60 ton, PT Globus Internusa 100 ton, PT Bangka Alam Sejahtera 50 ton, UD Mawar Jaya 40 ton, Akon 35 ton dan CV Bangka Putra Persada 15 ton.
"Saat ini musim kemarau belum mempengaruhi pasokan, stok dan harga gula pasir yang masih stabil," ujarnya.
Ia mengatakan harga gula pasir kemasan masih bertahan Rp13 ribu per bungkus, gula pasir kiloan bertahan Rp12 ribu per kilogram.
"Mudah-mudahan harga gula pasir ini tidak mengalami kenaikan yang akan memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu," ujarnya.
Demikian juga stok sembako lainnya seperti minyak goreng, tepung terigu, kacang kedelai, kacang tanah dan jagung pipilan masih cukup dan lancar.
Misalnya stok minyak goreng sebanyak 160 ton dengan harga merek bimoli bertahan Rp14.000 per liter, fortune bertahan Rp12.000 per liter.
Stok tepung terigu 135 ton dan harga tepung merek segi tiga biru bertahan Rp10 ribu, cakra kembar Rp12 ribu dan merek kunci bertahan Rp8.000 per kilogram.
"kami terus melakukan pengawasan stok dan harga untuk mengantisipasi kenaikan karena praktik penimbunan yang dilakukan pedagang nakal untuk mendapatkan keuntungan besar," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.