Kepada warga di pesisir pantai dan nelayan Sungailiat yang hendak melaut untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena bisa membahayakan keselamatan jiwa."Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, memprakirakan tinggi pasang air laut di Sungailiat Kabupaten Bangka mencapai 2,18 meter, mulai berlaku Senin (31/8) pukul 01.00 WIB.
"Kepada warga di pesisir pantai dan nelayan Sungailiat yang hendak melaut untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena bisa membahayakan keselamatan jiwa," ujar Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Deas Achmad Rivai di Pangkalpinang, Minggu.
Ia menjelaskan, tinggi pasang air laut di Membalong Kabupaten Belitung mencapai 2,11 meter, Tanjungpandan berkisar 1,48 meter.
Sementara itu, tinggi pasang air di laut Muntok Kabupaten Bangka Barat berkisar 1,39 meter, Toboali Kabupaten Bangka Selatan berkisar 1,73 meter, Belinyu, Kabupaten Bangka berkisar 1,41 meter dan tinggi air laut di Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur berkisar 1,48 meter.
Selanjutnya, kata dia, tinggi gelombang maksimum di perairan Selat Karimata dan perairan Pulau Belitung berkisar 2,5 - 3,5 meter, di Selat Gelasa dan Perairan Utara Bangka 2 - 3 meter, sedangkan di Selatan Bangka tinggi gelombang maksimum berkisar 2,5 meter dan Selat Bangka berkisar 2 meter.
"Diharapkan tetap waspada bagi warga, nelayan maupun angkutan laut yang memaksakan berlayar hendaknya mereka membawa perlengkapan keselamatan yang memadai dan sebisa mungkin hindari berlayar disekitar perairan itu ," ujarnya.
Ia mengatakan, hingga kini belum ada tanda-tanda hujan di seluruh daratan Provinsi Babel hanya berawan.
"Untuk daratan di Babel belum ada yang berpotensi hujan, hanya berawan dan kami imbau nelayan tetap waspada terhadap tingginya gelombang laut di perairan itu," ujarnya.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.