Ketinggian gelombang diperkirakan terjadi di perairan Selat Karimata bagian selatan dengan kecepatan angin mencapai 42 kilometer per jam yang bergerak dari timur menuju selatan."
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang serta gelombang setinggi 3,5 meter yang bakal terjadi di perairan Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (9/9).

"Ketinggian gelombang diperkirakan terjadi di perairan Selat Karimata bagian selatan dengan kecepatan angin mencapai 42 kilometer per jam yang bergerak dari timur menuju selatan," kata Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Deas Achmad Rivai di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengimbau agar nakhoda kapal dan pengguna jasa transportasi laut lainnya lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di perairan.

"Kita mengimbau pengguna jasa perhubungan laut terutama nelayan untuk mewaspadai kondisi cuaca buruk ini karena bisa mengakibatkan kecelakaan laut dan mengancam keselamatan jiwa," ujarnya.

Sementara itu, ketinggian gelombang di perairan Babel lainnya, yakni di Selat Gelasa, Selatan Bangka dan Utara Pulau Bangka mencapai 2,5 meter disertai angin dengan kecepatan 39 kilometer per jam.

Gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Selat Bangka dengan ketinggian mencapai dua meter dan kecepatan angin berkisar antara 13-33 kilometer per jam.

Sementara itu, lanjut Rivai, berdasarkan pantauan cuaca terlihat seluruh daratan Babel berawan dan masih belum berpotensi turunnya hujan.

"Semua daratan Babel di tujuh kabupaten kota belum berpeluang hujan baik dengan intensitas ringan maupun sedang," katanya.

Demikian juga kondisi angin di daratan ini, kata dia, masih sama seperti beberapa hari sebelumnya dengan kecepatan mencapai 25 kilometer per jam dan suhu udara berkisar antara 23-34 derajat celcius.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026