IS telah menculik 127 anak yang berusia 11 sampai 15 tahun selama beberapa hari belakangan, kata Iraqi News dengan mengutip Saeed Mamouzini, seorang pejabat dari Partai Demokratik Kurdistan.
Anak-anak tersebut dikirim ke kamp khusus untuk dilatih menggunakan senjata dan pelaksanaan operas, tambah pejabat tersebut, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang.
Iraqi News juga menyatakan ayah salah seorang anak itu menewaskan dua penculik dalam upaya mencegah mereka membawa pergi anaknya.
Kelompok fanatik IS telah menduduki banyak wilayah Irak dan Suriah. Mosul, kota terbesar kedua di Irak, telah dikuasai IS sejak Juni 2014.
Editor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.