Saat ini ketersediaan daya dari pihak PLN sebesar 18 MW untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari setiap kecamatan."
Koba (Antara Babel) - Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, pada 2016 membutuhkan daya listrik sebesar 27 mega watt untuk memenuhi kebutuhan konsumen di daerah itu.

"Saat ini ketersediaan daya dari pihak PLN sebesar 18 MW untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari setiap kecamatan," kata Asisten Bidang Pembangunan Sekda Kabupaten Bangka Barat, Ridwan, di Koba, Bangka Tengah, Kamis.

Hal itu dikemukakan Ridwan dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Bangka Belitung membahas berbagai persoalan kelistrikan di Koba, Bangka Tengah.

"Terjadinya lonjakan kebutuhan daya dari 18 MW menjadi 27 MW pada 2016 karena ada permintaan dari Pusat Metalurgi (Pusmet) PT Timah," katanya.

Menurut dia, dalam jangka panjang kebutuhan listrik di daerah itu bisa mencapai 40 MW karena perkembangan pembangunan infrastruktur pemerintahan dan pemukiman.

"Sekarang ini berdasarkan data sudah 100 persen desa di Bangka Barat sudah dialiri arus listrik, hanya tinggal beberapa rumah saja yang belum," ujarnya.

Ia menambahkan, pemasangan jaringan listrik ke Wisma Menumbing Muntok tetap menjadi prioritas karena daerah itu sedang fokus mengembangkan kawasan wisata sejarah dan kota pusaka.

"Wisma Menumbing meruapakan aset sejarah penting, belum dialiri listrik PLN. Selama ini mengandalkan genset untuk menerangi wisma bersejarah tersebut," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026