Berdasarkan pantauan satelit cuaca pada Selasa (3/11), lima daerah dari tujuh kabupaten/kota di Babel akan berpotensi turun hujan namun masih dalam intensitas ringan."
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang memprediksi bahwa lima daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan.

"Berdasarkan pantauan satelit cuaca pada Selasa (3/11), lima daerah dari tujuh kabupaten/kota di Babel akan berpotensi turun hujan namun masih dalam intensitas ringan," kata Staf Koordinator Unit Analisa Kantor BMKG Pangkalpinang Akhmad Fadholi di Pangkalpinang, Senin.

Ia menyebutkan kelima daerah tersebut, yakni Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Belitung, dan Kota Pangkalpinang dengan kecepatan angin berkisar 6-24 kilometer per jam dari arah timur menuju selatan.

"Sedangkan dua daerah lainnya, yakni Kabupaten Bangka Selatan dan Belitung Timur diprakirakan hanya berawan saja dan belum berpeluang hujan," katanya.

Ia mengatakan, meskipun mulai ada tanda-tanda banyak turun hujan, masyarakat diimbau agar tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan karena suhu udara masih cukup tinggi.

"Beberapa hari ini memang tidak terlihat lagi titik api di daerah Babel, namun kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan terutama hutan dan lahan dari bahaya kebakaran," katanya.

Sementara itu, kata dia, kondisi pasang air laut di perairan Babel cukup tinggi, yakni mencapai 2,43 meter yang berpotensi terjadi di Kabupaten Belitung pada siang hingga sore hari.

"Ketinggian pasang air laut ini harus diwaspadai para pengunjung pantai agar tidak berenang, karena dikhawatirkan pasang air tersebut dapat mengancam keselamatan," katanya.

Kondisi pasang air laut di beberapa daerah Babel lainnya, seperti di Kabupaten Bangka mencapai 2,42 meter, Bangka Barat 1,77 meter, Belinyu 1,73 meter, Bangka Selatan 2,07 meter, dan Belitung Timur 1,82 meter.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026