Kita bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejaksaan Negeri memantau dan mengawal penyaluran dana hibah untuk menyukseskan pilkada tahun ini."Toboali (Antara Babel) - Realisasi penyaluran dana hibah untuk penyelenggaraan pilkada di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga awal November 2015 mencapai Rp4 miliar.
"Kita bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejaksaan Negeri memantau dan mengawal penyaluran dana hibah untuk menyukseskan pilkada tahun ini," kata Kepala DPPKAD Bangka Selatan, Erwandi di Toboali, Jumat.
Ia menjelaskan, dana hibah yang disalurkan masing-masing untuk Komisi Pemilihan Umum Bangka Selatan sebesar Rp3 miliar lebih dari total dana hibah Rp13,6 miliar.
Realisasi dana hibah yang disalurkan kepada Panwaslu Bangka Selatan sebesar Rp1 miliar dari total bantuan dana Rp2,5 miliar. Sementara realisasi dana hibah untuk Polri belum diketahui karena mereka belum memberikan hasil laporan penggunaan dana hibah pengamanan pilkada serentak tersebut.
"Saat ini hanya dana hibah untuk TNI yang belum dincairkan karena masih dalam proses pencairan dan proses perjanjian Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)," katanya.
Ia mengatakan, pencairan dana hibah terpisah dari dana bantuan sosial. Hal ini sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Penggelolaan Keuangan Daerah.
"Dalam waktu dekat juga kita akan mengirim surat kepada Panwas untuk mengawasi dana hibah ini yang akan ditembuskan kepada Kejari, BPKP dan Inspektorat," kata dia.
Ia berharap penerima dana hibah dapat menggunakan anggaran sesuai dengan NPHD.
"Kita terus melakukan monitoring dan evaluasi dana hibah ini guna mengantisipasi kebocoran dan penyalahgunaan," katanya.
Pewarta: JuniardiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.