Kami mendapat informasi pada Selasa malam dan langsung mengambil tindakan ke TKP untuk melakukan pencarian.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap nelayan Andrian (60) yang hilang sejak Selasa (1/12) siang.

"Kami mendapat informasi pada Selasa malam dan langsung mengambil tindakan ke TKP untuk melakukan pencarian," ujar Komandan Regu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Bangka Belitung, Nazaroni, di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan, korban dikabarkan hilang saat mencari kepiting di sekitaran rawa-rawa di Jalan Lingkar Timur Selindung. Hingga kini pihaknya bersama Tagana Kota Pangkalpinang, Dit Pol Air Polda Babel dan dibantu warga sekitar terus menyisir sejumlah lokasi anak sungai Baturusa.

Berdasarkan informasi keluarga diketahui korban tidak bisa berenang, sedangkan rute yang digunakan untuk mencari kepiting harus menyeberangi rawa-rawa meski airnya tidak terlalu tinggi.

"Korban ini nelayan pencari kepiting. Selasa pagi dia meletakkan bubu atau alat untuk menangkap kepiting, lalu sempat pulang ke rumah sekitar pukul 10.00 WIB, lalu pukul 11.00 WIB kembali lagi dan sampai sekarang belum pulang," jelasnya.

Ia menyebutkan, selama penyisiran yang dilakukan oleh tim ditemukan sepeda korban dan enam bubu, di antaranya tiga bubu ditemukan di darat dan tiga lainnya masih terpasang di perairan.

"Untuk saat ini kami sudah melakukan pencarian dan penyisiran di lokasi-lokasi biasa korban mencari kepiting. Saat ini kami menemukan bubu, menurut informasi pihak keluarga bubu itu benar milik korban," ujarnya.

Ia mengatakan, dalam melakukan pencarian pihaknya terkendala kondisi alam dan medan yang cukup berat karena di lapangan kondisi air sedang pasang.

"Kendala saat ini air pasang, sedangkan lokasi cukup jauh dan di bagian ujung merupakan sungai besar Batu Rusa. Namun kami akan tetap berusaha maksimal lakukan pencarian," katanya.

Pewarta: Try Mustika Hardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026