Program KIA penting terus disosialisasikan sebagai upaya untuk menekan AKI hamil dan melahirkan...
Pangkalpinang (Antara Babel) - Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Depati Ghandi  mengatakan, perlu menggalakkan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai langkah antisipasi dini untuk menanggulangi angka kematian ibu (AKI) di daerah itu.

"Program KIA penting terus disosialisasikan sebagai upaya untuk menekan AKI hamil dan melahirkan, didalam program tersebut berbagai uapaya diterangkan untuk menekan angka kematian mulai dari tahap pra kehamilan, kehamilan dan paskah kehamilan yang harus melibatkan tenaga medis profesional," katanya di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan, upaya menggalakkan program tersebut menjadi tangung jawab pemerintah agar kasus kematian tersebut tidak terjadi lagi namun juga diperlukan kesadaran diri dari individu masing-masing.

"Pemerintah wajib menyosialisasikan program yang membuat sadar warga akan pentingnya menjaga kesehatan, menyediakan pelayanan kesehatan yang maksimal dan memberikan pengetahuan tentang berbagai jenis penyakit," ujarnya.

Ia mengatakan, instansi terkait juga dapat merekrut tenaga-tenaga baru yang bisa ditempatkan di pusat layanan kesehatan seperti puskesmas atau posyandu.

"Upaya antisipasi pemeliharaan kesehatan ibu dan anak harus diprioritaskan ketersediaan tenaga kesehatannya agar dapat mengantisipasi kematian sedini mungkin," ujarnya.

Ia berharap, kedepannya tidak ada lagi ditemukan kasus serupa, dan perlu ditelusuri kasus-kasus yang telah ditemukan untuk mengambil tindakan selanjutnya.

"Penyebab kematian ibu hamil dan melahirkan perlu ditelusuri sehingga kita dapat mengambil langkah yang tepat untuk kedepannya," ujarnya.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026