FRI 2016 di Yogyakarta akhir Januari 2016.
"Kita punya agenda tentang revolusi mental dan tema kita adalah Revolusi Mental untuk Memperkokoh Karakter Bangsa. Ini menjadi konsen Pak Presiden," kata Ketua FRI Rochmat Wahab usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu.
Rochmat yang juga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta mengatakan, selain Konferensi FRI 2016 pada pertemuan di Yogyakarta 29-30 Januari 2016 akan digelar Konvensi Kampus XII dan Temu Tahunan XVIII FRI.
"Kami semua para rektor baik PTN maupun PTS baik di bawah Kemenristek Dikti, Kemenag dan kementerian lain serta unsur lain kira-kira 1.000 akan berkumpul di sana membahas tentang tema itu," tutur Rochmat.
Selain mengundang Presiden Jokowi, FRI juga mengundang sejumlah tokoh lain seperti Menristek Dikti M Nasir, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Ketua umum NU (2004-2009) A Hasyim Muzadi, Ketua Umum PP Muhammadiyah (1998-2005) A Syafii Maarif.
FRI juga mengundang Pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Hakim Mahkamah Kontitusi periode 2008-2013 Harjono untuk membahas masalah pembangunan karakter bangsa.
"Kita akan kaji revolusi mental dan sidang di komisi akan fokus pada masalah perlunya GBHN, masalah kemaritiman, hiliriasai hasil riset dan pendidikan karakter. Ini yang akan kita bahas," kata Rochmat.
Pewarta: Agus SalimEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.