Stok gula pasir yang ada di gudang distributor sembako ini cukup dua bulan kedepan dan diperkirakan stok akan terus bertambah seiring pasokan gula pasir dari luar daerah masih lancar
Pangkalpinang, (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung (Babel), stok gula pasir mencapai 500 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah itu.

"Stok gula pasir yang ada di gudang distributor sembako ini cukup dua bulan kedepan dan diperkirakan stok akan terus bertambah seiring pasokan gula pasir dari luar daerah masih lancar," ujar Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Husni Thambrin di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan petugas di lapangan pada Jumat (24/5), sebanyak 500 ton gula pasir tersebut tersebar di gudang distributor sembako PT Bina Purnama Bersama sebanyak 60 ton.

Selanjutnya, stok gula di gudang PT Globus Internusa sebanyak 125 ton, Bangka Alam Sejahtera sebanyak 75 ton, UD Mawar Jaya sebanyak 175 ton, Akon sebanyak 30 ton dan stok gula pasir di gudang CV Bangka Putra Persada sebanyak 35 ton.

"Saat ini, pasokan gula pasir dari Pulau Jawa dan Sumatera masih lancar karena kondisi perairan aman untuk pelayaran kapal laut," ujarnya.

Ia mengatakan, ketersediaan stok yang cukup ini, sehingga harga gula pasir masih bertahan normal Rp12 ribu per kilogram.

"Harga gula normal ini tidak mempengaruhi permintaan konsumen yang masih stabil," ujarnya.

Menurut dia, permintaan gula pasir ini akan mengalami peningkatan yang signifikan menjelang bulan puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Juli dan Agustus 2013.

"Diperkirakan permintaan gula pasir ini akan mengalami peningkatan hingga 100 persen karena meningkatnya kebutuhan warga untuk menyambut hari besar keagamaan tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk mengantisipasi kenaikan harga gula pasir yang lebih tinggi menjelang puasa dan lebaran, pihak meningkatkan pemantauan, sidak untuk mengantisipasi kenaikan yang akan memberatkan perekonomian warga.

Selain itu, meminta distributor sembako untuk meningkatkan pasokan barang untuk mencegah kelangkaan berbagai kebutuhan warga karena pasokan tersendat akibat kondisi cuaca memburuk yang membahayakan keselamatan kapal laut.

"Kami sudah menyampaikan surat edaran kepada pengusaha sembako untuk terus meningkatkan pasokan berbagai kebutuhan masyarakat, agar tidak terjadi kelangkaan barang dan kenaikan harga tinggi yang akan memberatkan perekonomian masyarakat kurang mampu," ujarnya.

Pewarta: Oleh Aprionis
: Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026