Kita berupaya menjadikan momen GMT sebagai agenda pariwisata spesial agar para ilmuan dan wisatawan dapat menikmati fenomena alam langka ini dengan santai, nyaman dan aman
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menggelar berbagai ajang pagelaran seni budaya dalam menyambut fenomena alam gerhana matahari total (GMT) guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu.

"Kita berupaya menjadikan momen GMT sebagai agenda pariwisata spesial agar para ilmuan dan wisatawan dapat menikmati fenomena alam langka ini dengan santai, nyaman dan aman," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi di Pangkalpinang, Selasa.

Untuk momen GMT ini pemerintah provinsi dan kabupaten sedang mempersiapkan berbagai ajang seni budaya seperti Belitung tours sepeda, tarian kolosal, festival musik tradisional, ajang musik jazz, pameran, dan seminar smart city.

Selain itu juga akan digelar shalat gerhana matahari berjamaah, nonton bareng detik-detik GMT, serta penyampaian literatur pariwisata dan kegiatan seni budaya lainnya agar ilmuan dan wisatawan dapat menikmati keindahan seni dan alam daerah ini.

"Kita berharap ilmuan dan wisatawan tidak hanya menikmati GMT, tetapi juga seni budaya daerah, kuliner dan keindahan alam di daerah ini," ujarnya.

Ia mengatakan fenomena alam yang terjadi 350 tahun sekali ini akan melintasi tiga kabupaten di Provinsi Bangka Belitung yaitu Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur.

"Saat ini tiga kabupaten itu telah mempersiapkan berbagai kegiatan menyambut GMT. Mudah-mudahan ilmuan dan wisatawan yang berkunjung menjadikan Bangka Belitung sebagai agenda kunjungan wisatanya," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap seluruh dinas terkait di pemerintah provinsi dan kabupaten tetap berkomitmen untuk menyukseskan GMT, guna meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke daerah ini.

"Mudah-mudahan GMT ini menjadi titik awal kebangkitan kepariwisataan sehingga ke depannya pariwisata dapat menjadi sektor utama penyumbang pendapatan asli daerah ini," ujarnya. 


Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026