Stok yang tersedia berdampak terhadap kestabilan harga, sementara pasokan terus didatangkan dari daerah sentra.Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok kacang di gudang-gudang distributor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat mencapai 123 ton dan cukup untuk memenuhi permintaan konsumen hingga dua bulan ke depan.
"Stok yang tersedia berdampak terhadap kestabilan harga, sementara pasokan terus didatangkan dari daerah sentra," kata Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Minggu.
Ia menyebutkan stok kacang terbagi atas kacang kedelai sebanyak 100 ton dan kacang tanah 23 ton yang masing-masing tersebar di sejumlah gudang distributor di daerah itu.
Sementara harga kacang kedelai bertahan stabil Rp11.000 per kilogram dan kacang tanah Rp26.000 per kilogram.
"Semoga saja pelaku usaha dapat meningkatkan pasokan sebagai antisipasi dini terjadinya kelangkaan barang dan lonjakan harga," katanya.
Kacang didatangkan dari Jawa, Palembang, Bengkulu dan beberapa daerah lainnya di Sumatera. Biasanya permintaan akan meningkat menjelang Lebaran Idul Fitri, Idul Adha serta hari besar keagamaan lainnya.
Untuk mengantisipasi kenaikan harga yang tinggi pihaknya memperketat pengawasan terhadap persediaan karena untuk memenuhi kebutuhan distributor masih mengandalkan pasokan dari daerah sentra.
"Hasil petani lokal masih sangat minim dan akan mudah terjadinya gejolak harga. Jika pasokan kurang dan permintaan meningkat maka pedagang akan menaikkan harga demikian juga sebaliknya," ujarnya.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.