Stok gula pasir yang tersisa masih cukup untuk memenuhi permintaan hingga dua bulan ke depan dan harga bertahan stabil
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Pangklpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat stok gula pasir di gudang-gudang distributor di kota itu bertambah 402,40 ton.

Gula pasir didatangkan dari daerah sentra untuk mencukupi permintaan dan menjaga harga agar tetap stabil, kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, Sabtu.

Stok awal gula pasir di daerah itu sebanyak 184,80 ton dan setelah bertambah kemudian disalurkan ke pedagang sebanyak 295 ton dan kini tersisa 292,20 ton.

Dengan kecukupan stok, harga masih bertahan Rp12.000 per kilogram.

"Stok gula pasir yang tersisa masih cukup untuk memenuhi permintaan hingga dua bulan ke depan dan harga bertahan stabil," ujarnya.

Sementara itu stok garam beryodium yang tercatat sebanyak 600 ton telah disalurkan kepada para pedagang 400 ton.

Harga juga masih bertahan stabil. Untuk garam beryodium bata Rp2.750 per kilogram, sedangkan garam beryodium halus Rp5.000 per kilogram.

Ia berharap, pelaku usaha terus meningkatkan pasokan untuk menjaga ketersediaan sehingga dapat mengantisipasi gejolak harga dan kelangkaan barang.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026