Pangkal Pinang (ANTARA) - Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu menyebutkan sehat sekaligus produktif karena mengisi waktu di Sabtu pagi dengan melakukan jalan santai atau jalan sehat di seputaran Kota Pangkalpinang. 

"Layaknya peribahasa “Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Terlampaui” (satu kali melakukan pekerjaan mendapat beberapa hasil sekaligus)," kata Pj Gubernur Suganda saat jalan santai di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan sambil menyusuri jalan menyapa masyarakat yang ditemuinya, sekaligus meninjau tata infrastruktur di sepanjang jalan yang dilaluinya. 

"Start dari eks Rumah Dinas Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, di Jalan Jenderal Sudirman Pangkalpinang, melewati depan Kantor PT, Timah (Tbk) hingga simpang Metro dan belok ke kiri menuju Jalan Len listrik, Jl. Lembawai, kemudian lanjut ke Jalan Ahmad Yani hingga kembali ke eks Rumah Dinas Wagub," katanya.  

Ia menambahkan selain melihat penataan kota, dan mengecek kebersihan di sepanjang jalan, Pj. Gubernur juga menyinggahi beberapa tempat seperti RSIA Muhaya, Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang Jl. A. Yani, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang. 

Menurut dia memang rutin hampir di setiap pagi melakukan olahraga baik itu jalan santai/jalan sehat, lari pagi maupun bersepeda. 

"Selain membuat tubuh kita menjadi sehat dan bugar. Saya sekaligus melihat dan meninjau beberapa infrastruktur di sepanjang jalan yang dilalui. Juga menyapa dan meminta aspirasi masyarakat yang ditemui," katanya.

Eks Rumah Dinas Wakil Gubernur akan dijadikan Mall Pelayanan Publik 

Sebelum melaksanakan jalan santai/jalan sehatnya, ia melihat bangunan Eks Rumah Dinas Wakil Gubernur. Selain sebagai Guess House di bangunan utama, di tempat itu Pj. Gubernur mewacanakan untuk membuat tempat Mall Pelayanan Publik yang terpadu. 

"Nanti ini bisa dibuat sebagai Guess House di bangunan utama, dan Mall Pelayanan Publik untuk melayani masyarakat. Di tempat ini juga dibangun galeri seni dan budaya, serta UMKM. Untuk anak-anak muda, akan disediakan ruang kreatifitas dan co-working space untuk mengembangkan bakat dan minat mereka" katanya. 

Namun dalam perencanaannya harus dikoordinasikan dengan pihak terkait, karena sebagian bangunan tersebut merupakan cagar budaya. Diharapkan dengan dibangunnya Mall Pelayanan Publik itu seluruh pelayanan kepada masyarakat akan terlayani. 

"Jadi nanti pelayanan yang bersifat pelayanan publik, semuanya dapat dilakukan di sini," katanya.

Pewarta: Chandrika Purnama Dewi
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026