Sungailiat (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali akan melakukan program pengobatan massal pencegahan penyakit kaki gajah (Filariasis) pada bulan eliminasi kaki gajah (Belkaga) tahap kedua.
Sekretaris daerah Kabupaten Bangka Fery Insani di Sungailiat, Senin mengatakan pemberian obat pencegahaan kaki gajah tahap kedua akan dilaksanakan secara menyeluruh pada Oktober 2016.
"Program tersebut telah dilaksanakan selama dua tahun berturut-turut di Kabupaten Bangka pada tahun 2015 dan tahun 2016," katanya.
Menurut dia,pada tahun 2015 yang lalu, kegiatan pemberian obat pencegahan massal penyakit kaki gajah dengan persentase angka penduduk minum obat mencapai 75 persen melebihi target Nasional yaitu 65 persen.
"Hasil tersebut tentu saja perlu ditingkatkan pada tahun ini dengan memastikan semua penduduk minum obat langsung di hadapan petugas," kata sekda.
Kepala Dinas kesehatan Then Suyanti mengatakan program pemberian obat massal pencegahan penyakit kaki gajah pada bulan elimasi kaki gajah (Belkaga) tahap kedua pada oktober 2016 akan digelar di delapan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.
"Pemberian obat pencegah massal penyakit kaki gajah merupakan upaya memutuskan mata rantai penularannya," katanya
Dijelaskannya, sasaran kegiatan ini adalah semua penduduk di daerah endemis Filariasis yang berumur dua sampai 70 tahun, namun kegiatan ini ditunda sementara bagi penduduk yang berumur dibawah dua tahun, ibu hamil, penderita gangguan fungsi hati, penderita gangguan fungsi hati, penderita epilepsi, sedang sakit berat, penderita kronis Filariasis dalam serangan akut, serta anak dengan marasmus.
"Kaki gajah ini merupakan penyakit menukar menahun, disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui nyamuk," katanya.
