Karena masyarakat sudah diasuransikan oleh negara sehingga negara berkepentingan terhadap industri seperti ini agar pelayanan kesehatan merata secara nasional sampai ke daerah.
Cikarang (Antara Babel) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan negara memiliki kepentingan yang besar terhadap industri kesehatan agar pelayanan kesehatan merata.

"Karena masyarakat sudah diasuransikan oleh negara sehingga negara berkepentingan terhadap industri seperti ini agar pelayanan kesehatan merata secara nasional sampai ke daerah," kata Wapres di Cikarang Barat Bekasi, Jabar, Jumat.

Wapres berada di Cikarang dalam rangka menghadiri peringatan HUT ke-25 PT Panasonic Healthcare Indonesia.

Wapres mengatakan, permintaan layanan kesehatan sekarang ini juga semakin berkembang. Kalau dulu orang cukup berobat ke puskesmas tapi sekarang semua ingin ke rumah sakit yang baik.

"Jadi kebutuhan alat kesehatan yang baik suatu kebutuhan mutlak di Indonesia," tambah Wapres Kalla.

Dengan jumlah penduduk lebih 250 juta, Indonesia merupakan bangsa yang punya tingkat konsumsi tinggi. Karena itu, industri kesehatan seperti Panasonic Healthcare memiliki pasar yang baik, ujar Wapres.

PT Panasonic awalnya merupakan industri di bidang radio transistor dan TV hitam putih dalam bentuk kerja sama tripartit antara pemerintah, swasta dan asing.

Sejak tahun 2000 perusahaan mulai beralih produk karena alat elektronik tersebut semakin menurun permintaannya, tapi sebaliknya alat kesehatan semakin dibutuhkan.

Nilai investasi Panasonic sejak didirikan hingga saat ini sudah mencapai 2 miliar dolar AS, dan total penjualan 1,5 miliar dolar AS. Sedangkan total ekspornya mencapai 35 persen, melebihi target 30 persen.

Jumlah karyawan yang dimiliki saat ini mencapai 26 ribu orang dengan 12 grup perusahaan dalam berbagai bidang produksi seperti alat rumah tangga, elektronik dan lainnya.

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026