"Peningkatan ekspor ini karena permintaan pasar dunia terhadap komoditas timah dan non timah di Babel tinggi ,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai ekspor komoditas timah dan non timah di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Mei 2013 mencapai 191,6 juta dolar AS, naik 46,7 persen dibanding ekspor April 2013 sebesar 130,6 juta dolar AS.

"Peningkatan ekspor ini karena permintaan pasar dunia terhadap komoditas timah dan non timah di Babel tinggi ," ujar Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan, timah merupakan ekspor terbesar yakni menyumbang 87,06 persen dari total ekspor Babel.

Tujuan utama ekspor timah dari Januari hingga Mei 2013 yaitu Singapura mencapai 511,7 juta dolar AS atau 73,6 persen dari keseluruhan ekspor timah, diikuti Malaysia 36,5 juta dolar (5,3 persen), Korea 29,3 juta dolar (4,2 persen), Belanda 26,2 juta dolar (3,8 persen) dan Thailand 23,3 juta dolar AS.

"Kontribusi dari ke lima negara tujuan ekspor tersebut mencapai 90,2 persen dari total ekspor timah Babel," ujarnya.

Ia mengatakan, selama Mei 2013, terjadi peningkatan ekspor timah ke lima negara tersebut sebesar 48,4 persen dibandingkan April 2013 sebanyak 100,8 juta dolar AS, dengan peningkatan terbesar yaitu Malaysia sebesar 89,5 persen.

Menyusul Korea sebesar 51,5 persen, Singapura 49,9 persen, Belanda 45,8 persen, sedangkan Thailand mengalami penurunan ekspor timah sebesar 28,7 persen.

Sementara itu, ekspor non timah Babel selama Januari hingga Mei 2013 berdasarkan kode harmonized system (HS) 2 digit yaitu golongan minyak atau lemak hewani dan nabati 45,6 juta dolar AS (52,9 persen) dari total ekspor non timah.

Diikuti golongan karet dan barang-barang dari karet sebesar 27 juta dolar AS atau 31,4 persen, kopi, teh dan rempah-rempah 8,9 juta dolar AS (10,4 persen), hasil perikanan dan olahan 4,6 juta dolar AS (5,3 persen).

"Kontribusi ke empat golongan barang non timah mencapai 100 persen dari total ekspor non timah Babel, artinya semenjak Januari - Mei 2013 hanya terdapat ke empat produk golongan ini yang diekspor ke luar negeri," ujarnya.

Ia mengatakan, negara tujuan utama ekspor non timah Babel yaitu Malaysia 9,6 juta dolar AS atau naik 52 persen dibanding nilai ekspor bulan lalu dengan komoditi terbesar yaitu minyak sawit mentah dan ikan beku.

Diikuti Pakistan mencapai 7,6 juta dolar AS dengan komoditi terbesar crude palm oil, China senilai 5,2 juta dolar AS atau turun 6,1 persen dengan komoditi ekspor terbesar karet.

"Pada Mei 2013, total ekspor non timah ke tujuh negara utama mencapai 24,7 juta dolar AS atau naik 45,5 persen dibanding bulan lalu hanya 17 juta dolar AS," ujarnya.

Pewarta: Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026