"Meski harga BBM bersubsidi naik, namun tarif jasa pengiriman barang dan jasa layanan lainnya masih tarif lama untuk meringankan beban ekonomi warga,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Kepala PT Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), M Ridwan menyatakan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belum mempengaruhi tarif pengiriman barang di perusahaan milik negara tersebut.
"Meski harga BBM bersubsidi naik, namun tarif jasa pengiriman barang dan jasa layanan lainnya masih tarif lama untuk meringankan beban ekonomi warga," ujarnya di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia menjelaskan, pihaknya belum menerima instruksi dari Direksi PT Pos untuk menyesuaikan tarif seiring naiknya harga BBM bersubsidi.
"Kemungkinan besar tarif pengiriman jasa ini akan tetap normal hingga Idul Fitri 1434 Hijriyah, meski volume pengiriman barang menjelang lebaran akan mengalami peningkatan signifikan," ujarnya.
Ia mengakui kenaikan harga BBM membuat biaya operasional pengiriman barang mengalami peningkatan yang cukup tinggi karena naiknya tarif angkutan darat, laut dan udara.
"Apabila tarif jasa pengiriman barang ini dinaikkan tentu akan memberatkan ekonomi warga untuk mengirimkan berbagai pernak-pernik Lebaran," ujarnya.
Menurut dia, untuk sementara pihaknya mengurangi keuntungan dari jasa pengiriman barang dan jasa layanan lainnya sekitar 50 persen.
"Meski keuntungan dari jasa layanan berkurang, namun pelayanan tetap ditingkatkan, sehingga konsumen tetap terpuaskan dengan pelayanan yang optimal," ujarnya.
Ia mengatakan, menjelang puasa Ramadhan pengiriman barang meningkat 15 persen dibanding hari biasanya dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan hingga sepekan menjelang Lebaran.
"Kami berupaya barang kiriman konsumen tiba tepat waktu dan tidak terbengkalai karena meningkatnya barang menjelang puasa dan Lebaran," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini pengiriman didomisasi barang dagangan yang masuk dari Pulau Jawa dan Sumatera.
"Saat ini barang dagangan yang masuk melalui jasa pos mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sebagai persiapan pedagang menghadapi Lebaran," ujarnya.
Pewarta: Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.