Muntok (Antara Babel) - Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, perlu pendampingan untuk menguatkan sektor ekonomi kerakyatan dan penyerapan tenaga kerja.


"Ekonomi kerakyatan yang memprioritaskan UKM dan koperasi menjadi salah satu dari delapan sektor unggulan Pemkab seperti yang disampaikan dalam Rapat Paripurna KUA-PPAS beberapa hari lalu, harus mendapat perhatian lebih," ujar Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Barat Ivan Wahyudi di Muntok, Sabtu.


Ia menjelaskan, bentuk perhatian itu harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata seperti pendampingan usaha, manajemen, peningkatan keterampilan, penganekaragaman produksi dan penguatan modal bagi para pelaku UKM.


Langkah-langkah tersebut, kata dia, akan berjalan dengan baik jika didukung anggaran yang kuat untuk mempermudah berjalannya kegiaytan itu.


Menurut dia, peningkatan anggaran dari tahun ke tahun perlu dilakukan agar program berjalan dan usaha masyarakat yang sudah memberi kontribusi bagi penyerapan tenaga kerja tersebut semakin berkembang.


"Bisa dibayangkan jika satu unit UKM mampu merekrut lima pekerja saja, berapa banyak usaha yang jumlahnya ribuan tersebut memberi kontribusi pengurangan pengangguran di Bangka Barat," kata dia.


Politisi PAN tersebut mengatakan, dengan berbagai variasi program yang dirancang pemkab untuk pembinaan kepada para pelaku UKM dan berkelanjutan diyakini akan mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah itu.


Menurut dia, ribuan UKM yang tumbuh dan berkembang di daerah itu sebagian besar merupakan usaha bidang perdagangan dan produksi makanan olahan yang memanfaatkan potensi perikanan dan pertanian.


"Kami akan berusaha merespon upaya pemkab setempat dengan program-program yang mengutamakan kepentingan masyarakat, terutama bagi berkembangnya UKM dan koperasi," kata dia.

Menurut dia, tumbuh kembang UKM di daerah itu dinilai masih kurang mendapatkan prioritas dari berbagai pihak terkait, masih banyak yang kesulitan mendapatkan bantuan permodalan sehingga usaha kurang bisa berkembang sesuai yang diharapkan.


Usulan Ivan tersebut sejalan dengan upaya yang akan dilakukan Pemkab setempat pada 2014 yang mengambil tema pembangunan yaitu "Pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal serta peningkatan kualitas pelayanan dasar melalui dukungan infrasturuktur dan pengelolaan lingkungan hidup bagi peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat."


"Dari tema tersebut kami berharap strategi pembangunan yang berpihak pada pengentasan kemiskinan, menumbuhkan sektor ekonomi kemasyarakatan bisa cepat terwujud" katanya.

Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026