Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat nilai ekspor provinsi itu pada Juli 2016 sebesar 51,45 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau menurun sebesar 60,02 persen dibanding bulan sebelumnya 128,71 juta dolar AS.

"Penurunan terjadi karena turunnya ekspor timah dan non-timah masing-masing 65,72 persen dan 1,87 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan, total ekspor timah pada Juli 2016 sebesar 40,20 juta dolar AS sedangkan non-timah sebesar 11,26 juta dolar AS.

"Turunnya ekspor timah yang signfikian karena ekspor ke lima negara tujuan utama pada Juli 2016 mengalami penurunan, sementara itu ekspor non-timah hanya satu golongan yang mengalami peningkatan," katanya.

Negara utama tujuan ekspor timah pada Juli 2016 yaitu Singapura sebesar 13,53 juta dolar AS atau turun 77,60 persen dibanding sebelumnya 60,40 juta dolar AS, ke Taiwan juga turun dari 9,56 juta dolar menjadi 2,85 juta dolar AS.

Kemudian Belanda dari 12,10 juta dolar menjadi 5,85 juta dolar AS, India dari 13,09 juta dolar menjadi 4,41 juta dolar AS dan Jepang dari 8,92 juta dolar menjadi 7,65 juta dolar AS.

Komoditas utama penyumbang ekspor non-timah pada Juli 2016 yang mengalami peningkatan yaitu golongan minyak atau lemak hewani dan nabati dari 5,81 juta dolar menjadi 8,57 juta dolar AS.

Sedangkan golongan kopi, teh dan rempah-rempah turun dari 3,32 juta dolar menjadi 2,32 juta dolar AS, karet dan barang-barang dari karet turun dari 0,75 juta dolar menjadi 0,25 juta dolar AS, dan ikan serta udang turun dari 0,78 juta dolar menjadi 0,12 juta dolar AS.

"Untuk golongan berbagai produk kimia pada Juli 2016 tidak ada kegiatan ekpor," ujarnya.


Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026