"Harga daging bertahan normal karena stok daging cukup dan permintaan warga berkurang selama puasa Ramadhan,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung menyatakan harga daging sapi dan ayam di sejumlah pasar tradisional bertahan normal selama bulan Ramadhan 1434 Hijriyah.

"Harga daging bertahan normal karena stok daging cukup dan permintaan warga berkurang selama puasa Ramadhan," kata Kabid Perdagang Dalam Negeri Disperindag Babel, Husni Tamrin di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang bertahan normal Rp95 ribu per kilogram.

Demikian juga, harga daging ayam broiler bertahan normal Rp30 ribu per kilogram, daging ayam kampung bertahan Rp55 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga telur ayam broiler bertahan Rp20.800 per kilogram dan telur ayam kampung bertahan Rp33 ribu per kilogram.

"Saat ini, permintaan daging, telur warga berkurang karena daya beli warga yang lesu seiring harga komoditas perkebunan petani masih berfluktuasi rendah, seperti harga karet masih berfluktuasi kisaran Rp2.000 hingga Rp3.000 per kilogram," ujarnya.

Menurut dia, harga daging menjelang Idul Fitri akan mengalami kenaikkan karena permintaan dan konsumsi daging warga yang mengalami peningkatan yang signifikan.

"Setiap tahun menjelang Lebaran harga daging ini naik hingga 20 hingga 30 persen dari harga normal karena permintaan yang meningkat," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini, permintaan daging sapi didominasi pengusaha rumah makan dan para pedagang bakso sedangkan permintaan ibu rumah tangga sangat sedikit.

"Daging yang tidak habis terjual, terpaksa diawetkan dengan balok es sehingga menambah pengeluaran para pedagang sementara keuntungan yang didapat tipis karena harga daging kembali normal," ujarnya.


Pewarta: Pewarta :Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026