"Selama ini sosialisasi yang dilaksanakan cukup bagus dan sesuai rencana, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki wakil berkualitas diharapkan mampu mendongkrak angka partisipasi pemilih,"
Bangka Barat (Antara Babel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, yakin tingkat partisipasi masyarakat melaksanakan hak pilihnya dalam Pemilu Legislatif 2014 mampu mencapai target 70 persen dari jumlah pemilih.


"Selama ini sosialisasi yang dilaksanakan cukup bagus dan sesuai rencana, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki wakil berkualitas diharapkan mampu mendongkrak angka partisipasi pemilih," ujar Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat Martono di Muntok, Rabu.


Ia menjelaskan, pada pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Babel 2012, di Kabupaten Bangka Barat tingkat partisipasi pemilik hak pilih mencapai sekitar 65 persen. Itu merupakan modal berharga untuk meningkatkannya pada Pemilu 2014.


"Dengan kondisi persaingan ketat seperti saat ini, target realistis partisipasi 70 persen meskipun berat namun kami tetap yakin bisa terlampaui," kata dia.


Menurut dia, selain sosialisasi pendidikan politik dan kepemiluan ke masyarakat, pihaknya juga akan menggenjot sosialisasi ke sekolah-sekolah yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah partisipasi pemilih pemula.


Ia mengatakan, KPU sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Dikpora setempat untuk penyelenggaraan sosialisasi di sekolah tingkat atas di seluruh Bangka Barat.


"Kami berharap mereka mengizinkan dengan menyurati sekolah untuk penjadwalannya, kami selalu siap mengagendakan itu," kata dia.


Selain menyosialisasikan pendidikan politik dan kepemiluan ke seluruh SMA dan sederajad, kata dia, partai politik peserta pemilu juga memiliki peran cukup besar dalam upaya meningkatkan partisipasi.


"Menawarkan calon anggota legislatif sesuai keinginan masyarakat yang bisa menyampaikan aspirasi, cukup menarik perhatian pemilih," kata dia.


Ia menambahkan, dilihat dari komposisi dalam daftar calon sementara yang masuk ke KPU, pihaknya menilai komposisi bacaleg yang diusung parpol di tingkat kabupaten sudah cukup bagus dan akan terjadi persaingan ketat di setiap dapil.


"Keterwakilan perempuan juga memenuhi kuota dan diwakili para politisi perempuan yang sudah dikenal masyarakat, itu juga sebagai salah satu daya tarik yang bisa mendongkrak partisipasi pemilih melaksanakan haknya," ujar Martono.


Menurutnya, meningkatnya kecerdasan pola pikir masyarakat Bangka Barat yang sadar akan pentingnya ikut menentukan wakil di DPRD untuk lima tahun ke depan diharapkan juga bisa meningkatkan angka partisipan.


Dari jumlah pemilih yang tercatat dalam DPT Kabupaten Bangka Barat tercatat 126.856 pemilih yang terdiri dari 65.403 pemilih laki-laki dan 61.453 pemilih perempuan yang tersebar di 64 kelurahan/desa di enam kecamatan dan 362 TPS.

Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026