Tes ini untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan dan pengetahuan karyawan dan petugas pengawas dalam pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran Pilkada
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengelar tes kemampuan dan pengetahuan personil dan pengawas pemilu, guna mewujudkan Pilkada 2017 yang jujur, adil dan bermartabat.

"Tes ini untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan dan pengetahuan karyawan dan petugas pengawas dalam pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran Pilkada," kata Kepala Sekretariat Bawaslu Babel, Wardati di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan tes peningkatan kemampuan tersebut sebagai pengganti pendidikan dan pelatihan (Diklat), karena keterbatasan anggaran.

"Soal yang diujikan karyawan merupakan karangan dari para Kasubag, sehingga dapat mengetahui setiap permasalahan yang dihadapi setiap unit di Bawaslu," ujarnya.

Ia mengatakan hasil tes akan menjadi bahan kajian dan pertimbangan untuk evaluasi pengetahuan dan kinerja karyawan ke depannya.

"Bagi tenaga teknis, materi tes meliputi tes bakat/komputer, analisis, dan wawancara. Sedangkan bagi tenaga pendukung seperti supir akan melalui tes bakat/komputer dan wawancara," katanya.

Menurut dia tes psikologi juga sering dilakukan di lingkungan Bawaslu, untuk mengukur tingkat kejenuhan dalam bekerja dan mendeteksi masalah kejiwaan bagi karyawannya.

"Dengan adanya berbagai tes tersebut diharapkan para personil dapat menjalankan perannya sebagai pengawas, pencegah, dan penindak berbagai macam permasalahan yang mungkin timbul dalam setiap tahapan Pilkada Babel 2017," katanya.





Pewarta: Mahendra
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026