Kepada warga di pesisir pantai itu dan nelayan diimbau untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena sangat membahayakan.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprakirakan tinggi pasang air laut di Membalong Kabupaten Belitung pada Kamis (27/10) mencapai 2,20 meter.

"Kepada warga di pesisir pantai itu dan nelayan diimbau untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena sangat membahayakan," ujar Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Rizki Adzani, Rabu.

Dia menyebutkan tinggi pasang air laut di Sungailiat Kabupaten Bangka 2,21 meter, Toboali Bangka Selatan 1,80 meter, Kelapa Kampit Belitung Timur 1,50 meter.

Kemudian di Tanjungpandan Belitung 1,40 meter, Belinyu Kabupaten Bangka berkisar 1,41 meter, dan di Mentok Kabupaten Bangka Barat berkisar 1,31 meter.

Sementara tinggi gelombang di perairan Selat Bangka dan Selatan Bangka masing-masing berkisar 0,25 meter, di Selat Gelasa dan Utara Bangka 0,5 meter, serta di Selat Karimata 0,75 meter. Rata-rata kecepatan angin berkisar 8-32 kilometer per jam.

"Tinggi gelombang maksimum di seluruh perairan dapat mencapai dua kali dari sebelumnya. Ketinggian gelombang laut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung arah dan kecepatan angin," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada warga di wilayah Pulau Bangka bagian selatan dan Belitung  untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga sore.

Daratan Mentok, Jebus, Belinyu, Sungailiat, Pangkalpinang, Koba, Toboali, dan Tanjungpandan berpotensi hujan sedang, sementara di Manggar, Sungai Selan, dan Selat Nasik berpotensi hujan ringan.

Rata-rata kecepatan angin di provinsi ini berkisar 6-22 kilometer per jam dengan suhu 23-32 derajat celcius dan kelembaban udara 63-97 persen.

"Waspadai kondisi cuaca yang cepat berubah terutama dalam skala lokal," ujarnya.



Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026