"Stok jagung masih cukup banyak dan dapat memenuhi permintaan, pasokan dari daerah sentra juga masih lancar, sehingga penambahan stok di gudang-gudang distributor maksimal.Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga jagung pipilan kering bukan untuk pakan unggas, di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertahan stabil karena persediaan mencukupi dan pasokan dari daerah sentra lancar.
"Stok jagung masih cukup banyak dan dapat memenuhi permintaan, pasokan dari daerah sentra juga masih lancar, sehingga penambahan stok di gudang-gudang distributor maksimal," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang Eka Subehi, Minggu.
Berdasarkan pantauan petugas harga jagung itu bertahan Rp10.000 per kilogram, permintaan stabil, pasokan terus didatangkan secara kontinu, sedangkan harga masih berdasarkan mekanisme pasar.
"Harga jagung itu cenderung stabil, permintaan juga masih normal, sepertinya hasil panen petani dari daerah asal pengirim bagus, sehingga pelaku usaha di daerah ini dapat meningkatkan pasokan," ujarnya lagi.
Ia mengatakan, pedagang masih mengandalkan pasokan jagung dari luar daerah agar dapat memenuhi permintaan konsumen, seperti dari Jawa, Palembang, Bengkulu dan daerah lainnya.
"Hasil panen lokal masih minim jadi tidak dapat memenuhi permintaan warga, karena itu pelaku usaha menambah pasokan dari luar daerah," ujarnya pula.
Dia berharap, pedagang tidak melakukan praktik penimbunan barang agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat merugikan konsumen.
"Jika pasokan tersendat dan stok kurang serta permintaan meningkat, maka pedagang akan menaikkan harga komoditas tersebut, demikian juga sebaliknya," ujar dia.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.