Pangkalpinang (ANTARA) - Pelaku usaha pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah pasokan 17 ton bawang putih, guna menekan kenaikan harga komoditas tersebut di daerah itu.
"Saat ini harga bawang putih mulai merangkak naik menjadi Rp38.000 per kilogram," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Tarmin AB di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan saat ini stok bawang putih di 11 gudang distributor pangan di Provinsi Kepulauan Babel sebanyak 23,7 ton dan akan ditambah 17 ton, sehingga total stok dalam pekan ini sebanyak 40,7 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi.
"Kita berharap dengan penambahan pasokan bawang putih ini dapat menekan kenaikan harga komoditas ini," katanya.
Ia menyatakan saat harga bawang putih eceran di Pasar Pembangunan Pangkalpinang mulai merangkak naik menjadi Rp38.000 per kilogram dibandingkan harga hari sebelumnya Rp36.000 per kilogram dan hari sebelumnya Rp32.000 per kilogram.
"Kita tidak ingin harga bawang putih ini melonjak tinggi seperti bulan sebelumnya mencapai Rp55.000 per kilogram yang memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu," katanya.
Ia menambahkan saat ini stok bawang merah di 10 gudang distributor sebanyak 24 ton dan tidak ada penambahan, karena stok cukup berlimpah memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Harga bawang merah ini masih cukup tinggi kisaran Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram, karena harga dari daerah asal yang tinggi," katanya.
