Kami sangat mengecam keras tindakan oknum guru tersebut. Kami sangat menyayangkan hal itu terjadi, apalagi saat ini Kota Pangkalpinang telah mencanangkan sebagai kota layak anak.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rio Setiady mengecam oknum guru salah satu sekolah dasar yang diamankan kepolisian atas tuduhan pelecehan seksual terhadap mantan muridnya.

"Kami sangat mengecam keras tindakan oknum guru tersebut. Kami sangat menyayangkan hal itu terjadi, apalagi saat ini Kota Pangkalpinang telah mencanangkan sebagai kota layak anak," katanya, di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan, kelakuan oknum guru tersebut yang disangka melakukan perbuatan asusila bukanlah cerminan seorang manusia yang bermoral luhur, karena hal seperti ini tidak seharusnya dilakukan, apalagi oleh seorang tenaga pendidik.

"Namun untuk sekarang kami menghargai proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian, jika terbukti bersalah, maka kami minta agar ditinjau status PNS-nya, apalagi jika ia adalah tenaga pendidik," ujarnya.

Dikatakannya, perbuatan yang dilakukan oknum guru itu sangat tidak mencerminkan profesi yang diemban dan jelas telah mencoreng dunia pendidikan Kota Pangkalpinang.

Ia menyebutkan, kasus pelecehan terhadap anak didik di Pangkalpinang tersebut bukanlah baru pertama kali terjadi, namun beberapa bulan sebelumnya juga sudah terjadi kasus pelecehan oleh oknum guru honorer di daerahnya.

"Kami akan memantau kasus ini sambil berkoordinasi dengan dinas terkait, mengingat ini bukanlah kasus yang pertama. Ini harus menjadi perhatian penting, jangan sampai kasus seperti ini terjadi lagi," katanya pula.

Pewarta: Try Mustika Hardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026