Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengintegrasikan potensi desa dan kelurahan dengan Koperasi Merah Putih (KMP), guna mengoptimalkannya untuk peningkatan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Potensi alam, budaya dan produk lokal mulai diintegrasikan dalam ekosistem koperasi desa dan kelurahan merah putih ini," kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan dalam mengintegrasikan potensi desa dengan KMP ini, dirinya sengaja mengajak Menteri Koperasi Republik Indonesia Budi Arie Setiadi pada Rabu (16/7) mengunjungi kawasan ekowisata hutan pelawan Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah yang dikelola dengan memberdayakan masyarakat desa tersebut.

"Kita sudah menunjukkan kepada Menteri Koperasi potensi alam, budaya dan produk lokal Desa Namang yang telah mulai diintegrasikan dalam ekosistem koperasi desa, di antaranya madu hutan pelawan," katanya.

Ia menyatakan hutan pelawan Desa Namang sudah dikenal sebagai destinasi edukatif dan konservatif, dengan kekayaan hasil hutan pelawan seperti madu, jamur pelawan, serta keanekaragaman hayati lainnya. 

"Di sekitar kawasan hutan ini juga tumbuh pula berbagai bentuk unit usaha masyarakat, seperti produk olahan kuliner lokal, kerajinan tangan, serta wisata berbasis komunitas," ujarnya.

Ia menambahkan dalam kunjungan Menteri Koperasi kemarin, beliau bersama warga desa makan adat “bedulang”, tradisi khas Bangka yang disajikan oleh masyarakat dengan menu khas hasil olah tangan warga setempat. 

"Tradisi ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menjadi media promosi bagi hasil pemberdayaan desa," katanya.



Pewarta: Aprionis
Editor : Joko Susilo

COPYRIGHT © ANTARA 2026