"Berdasarkan hasil pantauan petugas pada Kamis (12/9) di lima gudang distributor sembako, stok gula pasir cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan warga hingga perayaan Idul Adha," ujar Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel Husni Tamrin di Pangkalpinang, Jumat.
Ia menjelaskan dari 732 ton gula pasir tersebut tersebar di gudang distributor sembako PT Bina Purnama Bersama sebanyak 60 ton, PT Globus Internusa sebanyak 215 ton, Bangka Alam Sejahtera sebanyak 90 ton, UD Mawar Jaya sebanyak 120 ton, Akon sebanyak 72 ton dan stok gula pasir di gudang CV As sebanyak 175 ton.
"Stok gula pasir ini akan terus bertambah karena pasokan kebutuhan warga ini didatangkan secara kontinue, sehingga warga tidak perlu kuatir akan kekurangan stok dan kenaikan harga gula pasir," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa saat ini, harga gula pasir masih bertahan normal Rp12 ribu per kilogram seiring permintaan warga yang mengalami penurunan karena harga komoditas perkebunan dan pertambangan yang masih rendah.
"Diperkirakan permintaan gula pasir ini akan meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha nanti seiring meningkatnya kebutuhan warga untuk memeriahkan perayaan haji tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa saat ini, cuaca di perairan sudah kembali membaik dan aman untuk pelayaran kapal laut, sehingga pedagang tidak lagi kesulitan untuk menambah pasokan gula pasir untuk memenuhi konsumsi warga yang cukup tinggi.
"Untuk memenuhi konsumsi gula pasir warga, pengusaha hanya mengandalkan pasokan dari daerah sentra produksi gula di Pulau Jawa dan Sumatera, sehingga apabila pasokan tersendat maka harga akan melambung tinggi," ujarnya.
Untuk itu, pelaku usaha diimbau untuk terus menambah pasokan untuk mengantisipasi gangguan cuaca di perairan yang sulit diprediksi.
"Kami berharap pedagang tidak menaikkan harga terlalu tinggi yang memberatkan ekonomi warga kurang mampu seiring melemahnya daya beli warga khususnya petani," ujarnya.
Pewarta: pewarta: aprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.