Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan pembangunan sentra nelayan di Muara Kuala Lokan Sungai Berok, Kecamatan Koba untuk mengembangkan potensi perikanan daerah.

"Ini bagian dari program strategis. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan mendapat tanggapan positif," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Jumat.

Sebagai tahap awal, pemerintah daerah memperluas kawasan di sekitar muara untuk memudahkan kapal keluar masuk dan bersandar.

Pembangunan sentra nelayan itu mencakup dermaga, gudang beku, pabrik es, sentra kuliner, serta fasilitas pendukung lain.

"Sentra nelayan ini juga dipersiapkan untuk menciptakan kampung nelayan yang modern, tertata, dan berkelanjutan," ujarnya.

Ia menyebutkan, Sungai Berok memiliki potensi kemaritiman yang besar dan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Selain perikanan, sentra nelayan tersebut juga akan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang melibatkan sektor pengolahan, perdagangan, dan pariwisata.

Algafry menambahkan, pemerintah daerah akan menggandeng investor untuk mempercepat pembangunan kawasan tersebut sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

"Harapan kami, kawasan ini bisa menjadi ikon baru perikanan tangkap sekaligus destinasi wisata bahari di Bangka Tengah," kata dia.

Menurut Algafry, pembangunan kawasan nelayan terpadu itu sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kelautan sebagai salah satu penopang utama ekonomi daerah. 

"Kami ingin masyarakat nelayan menjadi subjek utama, bukan hanya penonton, sehingga kesejahteraan mereka dapat meningkat," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Joko Susilo

COPYRIGHT © ANTARA 2026