Sungailiat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan sejumlah personel untuk membantu pencarian nelayan yang di duga hilang di perairan laut Rebo Bangka.
"Kami telah menyiagakan sejumlah personel yang sewaktu- waktu diturunkan ke lapangan membantu pihak SAR Pangkalpinang mencari korban nelayan yang diduga hilang di perairan laut Rebo," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah di Sungailiat, Senin.
Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan lanjutan dari SAR Pangkalpinang guna memastikan pencarian korban.
"Dari informasi relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) di lapangan dilaporkan ditemukan seorang anak buah kapal (ABK) nelayan yang selamat di bagan perairan Rebo Bangka, selama beberapa hari ABK itu terombang ambing di laut," katanya.
Keterangan sementara dari ABK itu atas nama Hamzah (41) asal Sumbawa, kapal ikan di tempat yang bersangkutan kerja mengalami musibah pecah di laut Belitung. Kapal nelayan terdapat sembilan orang ABK.
"Insiden pecahnya kapal milik Apen terjadi pada 15 Agustus 2925," ujarnya yang belum mengetahui penyebab pecahnya kapal penangkapan ikan.
Perairan Rebo merupakan salah satu wilayah perairan Kabupaten Bangka yang terletak beberapa mil dari pinggir pantai.
"Saya mengimbau masyarakat atau nelayan yang mengetahui kondisi korban baik kapal maupun ABK supaya segera melapor ke pihak kami atau bisa langsung ke tim SAR," kata Rusmansyah.
Pewarta: KasmonoEditor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026