"Potensi perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata bisa diandalkan untuk menyiapkan ekonomi masyarakat pascatimah," kata Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Barat Ivan Wahyudi Hartono di Muntok.
Ia menjelaskan, pihaknya akan mendukung secara politis untuk meningkatkan potensi desa dan akan berupaya menjalin kerjasama dengan kementerian terkait.
Menurut dia, adanya peningkatan perhatian pemerintah dalam mengembangkan potensi yang dimiliki setiap desa diharapkan juga bisa menekan angka pengangguran.
"Setiap desa memiliki potensi beragam, ini yang harus dengan jeli dikembangkan pemkabi, sementara pengangguran semakin meningkat, kemungkinan juga disebabkan karena masyarakat tidak tahu persis apa yang bisa dikembangkan sesuai dengan potensi daerahnya," kata dia.
Ia menyebutkan, sektor peternakan sapi masih bisa diandalkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat karena selama ini 90 persen lebih kebutuhan daging sapi masih dipasok dari luar daerah, untuk kabutuhan daging ayam juga masih 50 persen lebih tergantung pasokan luar daerah.
"Sektor perikanan air tawar juga tidak kalah potensinya, karena selama ini produksi lokal masih sangat minim untuk bisa memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat," kata dia.
Untuk sektor pertanian, khususnya ketersediaan beras masih 90 persen lebih dipasok dari luar daerah, bahkan untuk kedelai masih sepenuhnya tergantung pasokan luar daerah.
"Sektor-sektor itu jelas akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan akan mampu menyerap banyak tenaga kerja," kata dia.
Selain memaksimalkan produksi sesuai potensi, menurut dia, peningkatan keterampilan untuk mengolah hasil produksi juga bisa digulirkan agar masyarakat mampu menyediakan barang olahan yang tentunya memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
"Jika sektor-sektor tersebut berkembang, akan membuka kesempatan warga lain atau badan yang dikelola desa membuka usaha pemasaran, efek domino seperti ini tentu akan membawa dampak percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," kata Politisi PAN tersebut.
Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.