Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada 2013 menarget dua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) berstandar ISO 9001 Tahun 2008.


"Saat ini kami sedang menunggu proses audit eksternal untuk mendapatkan standar itu, kemungkinan pada Oktober 2013 bisa dilaksanakan oleh lembaga sertifikasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Andri Nurtito di Muntok, Senin.


Ia menjelaskan, dua puskesmas yang ditargetkan mendapatkan standar ISO itu yaitu Puskesmas Muntok, Kecamatan Muntok dan Puskesmas Sekar Biru, Kecamatan Parittiga yang memang selama ini memiliki standar pelayanan sekelas RSUD.


Untuk melihat langsung pelayanan dan mutu puskesmas yang telah mendapatkan ISO, kata dia, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat telah melakukam studi banding ke Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan ke Puskesmas Jagakarsa, Jakarta Selatan.


"Kami ingin melihat langsung bagaimana pelayanan dan mutu Puskesmas Jagakarsa yang telah lama meraih ISO dan pola itu yang akan kami kembangkan di daerah untuk memberikan standar pelayanan prima," ujarnya.


Menurut dia, studi banding yang dilakukan itu diharapkan dapat dijadikan acuan untuk mengumpulkan bahan sebagai persiapan mendapatkan standar ISO dua puskesmas yang diunggulkan di Bangka Barat untuk menjalani audit dari lembaga sertifikasi.


"Untuk audit internal sudah kami lakukan dengan bantuan konsultan, sekarang kami sudah masuk tahapan audit eksternal, mudah-mudahan Oktober ini sudah bisa dilakukan," kata dia.


Untuk Puskesmas Jagakarsa sebagai pembanding dua puskesmas di Bangka Barat, kata dia, puskesmas itu merupakan yang terbaik di Jakarta Selatan, bahkan untuk tingkat DKI Jakarta.


Puskesmas Jagakarsa yang dibangun empat lantai ini telah meraih standar ISO sejak 2007 dan memiliki fasilitas kesehatan cukup lengkap layaknya rumah sakit.


"Kami berharap melalui kunjungan ini bisa mengambil manfaat dan diterapkan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bangka Barat," kata dia.


Ia mengatakan, saat ini Pemkab bangka Barat memiliki delapan puskesmas yang tersebar di enam kecamatan, sebanyak delapan puskesmas itu hanya dua yang tidak memiliki pelayanan rawat inap yaitu Puskesmas Kundi, Kecamatan Simpang Teritip dan Puput, Kecamatan Parittiga.


"Sementara enam puskesmas yang lain semuanya memiliki layanan rawat inap di masing-masing kecamatan, ke depan kami berharap seluruh puskesmas tersebut secara berkala mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mendapatkan standar ISO," kata dia.

Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026