Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah mengumumkan penetapan nilai imbal jasa usaha penambangan (NIUJP) kerja sama penambangan program kemitraan dan kerja sama penambangan timah alluvial berdasarkan kadar Sn.

Dalam keterangan yang diterima di Pangkalpinang, Kamis, menyebutkan harga yang ditetapkan berada di kisaran Rp245.243 per Kg Sn hingga Rp272.478 per Kg Sn.

Rincian Harga timah sebagai berikut:

Kadar Sn Rp per Kg Ore Rp per Kg Sn
60%
61%
62% 
 63% 
 64% 
 65% 
 66%
 67%
 68%
 69%
 70%
 71%
 72%
 73%
 74%
 75%
 76%
 77%
 78%
145.946
149.445
152.969
156.515
160.086
163.679
167.297
170.937
174.601
178.289
182.000
185.735
189.492
193.274
197.079
 200.907
204.759 
208.634 
212.533 
 243.243
 244.992
 246.724
 248.437
 250.134
 251.814
 253.480
 255.130
 256.767
 258.390
 260.000
 261.598
 263.184
 264.759
 266.323
 267.876
 269.420
 270.954
 272.478
Realisasi NIUJP dengan kadar Sn yang tidak tercantum dalam tabel di atas, namun masih dalam rentang minimal 60 persen Sn, tetap diperhitungkan sesuai dengan formulasi yang sama dengan tabel di atas.

 

Dalam penetapan Harga ini, PT Timah juga menyebutkan berbagai ketentuan, di antaranya: NIUJP untuk objek bijih timah kering, NIUJP dibayarkan kepada Mitra Usaha sudah termasuk pajak, serta NIUJP diberikan kepada mitra usaha dengan mempedomani kenaikan dan penurunan kadar Sn.

PT Timah juga mensyaratkan NIUJP ditetapkan berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan sampel yang diambil saat proses penerimaan bijih timah kering di gudang bijih timah dengan kadar Sn di atas 60 persen.

"Mitra jasa penambangan wajib mematuhi seluruh ketentuan teknis, lingkungan, dan administrasi sesuai dengan perjanjian kerja sama yang berlaku," demikian bunyi pengumuman PT Timah.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026