Saat ini populasi ternak sapi 11.454 ekor dan belum cukup untuk memenuhi konsumsi daging masyarakat.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan 1.182 sapi bunting, guna meningkatkan populasi ternak sapi petani di daerah itu.

"Saat ini populasi ternak sapi 11.454 ekor dan belum cukup untuk memenuhi konsumsi daging masyarakat," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel Toni Batubara di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan target 1.182 ekor sapi bunting akan direalisasikan di kabupaten/kota dengan rincian Kabupaten Bangka 159 ekor, Belitung 147 ekor, Bangka Barat 254 ekor, Bangka Tengah 254 ekor, Bangka Selatan 139 ekor, Belitung Timur 142 ekor dan Kota Pangkalpinang 46 ekor.

"Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target ini menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, sehingga diperlukan kerja keras dan komitmen semua dalam meningkatkan populasi dan kesejahteraan petani," ujarnya.

Ia mengatakan untuk mencapai target sapi bunting itu, pihaknya akan menyalurkan 2.004 Inseminasi Buatan (IB) kepada kelompok petani di kabupaten/kota dengan rincian Kabupaten Bangka 270 IB.

Selanjutnya penyaluran bantuan IB ke Belitung 250, Bangka Barat 431, Bangka Tengah 500, Bangka Selatan 235, Belitung Timur 142 dan bantuan IB untuk Kota Pangkalpinang 78.

"Mudah-mudahan dengan kawin suntik ini dapat meningkatkan jumlah populasi ternak sapi, pada akhirnya mempercepat terwujudnya daerah swasembada daging di daerah ini," ujarnya.

Menurut dia selama ini perkembangan populasi ternak sapi masih berjalan lambat, karena perkawinan ternak masih dilakukan secara alami dengan tingkat kebuntingan yang rendah.

"Kami optimistis target sapi bunting tahun ini tercapai, karena ketersediaan sumber daya manusia tenaga inseminator, PKB, ATR dan medik yang cukup memadai untuk mendampingi petani dalam mengembangkan usaha peternakan ini," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026