Toboali, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membentuk Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (Timdu PKS) untuk memperkuat upaya deteksi dini, pencegahan, dan penanganan potensi konflik di masyarakat.

"Langkah pencegahan sejak dini sangat penting agar masalah kecil tidak berkembang menjadi konflik besar," kata Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi di Toboali, Senin.

Ia juga mengajak semua pihak berperan aktif dalam upaya mitigasi dan penyelesaian masalah secara cepat dan tepat.

Pembentukan tim tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan harmonis di tengah masyarakat guna menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Saya berharap terjalin kesepahaman dan langkah konkret bersama dalam mendeteksi potensi konflik, mempercepat penanganan jika terjadi, serta memastikan proses pemulihan sosial berjalan efektif pascakonflik," ujarnya.

Timdu PKS terdiri atas unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait lainnya yang memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah. 

Melalui koordinasi lintas sektor, tim diharapkan mampu mengambil langkah cepat terhadap setiap gejala yang berpotensi memicu konflik sosial.

Debby menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam berbagi informasi dan memperkuat sistem pelaporan di tingkat desa dan kelurahan. 

Dengan demikian, pemerintah dapat segera mengambil langkah preventif sebelum situasi berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.

Selain penanganan langsung, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan toleransi sosial. 

"Upaya ini dilakukan agar warga semakin memahami pentingnya menjaga kerukunan dan menyelesaikan perbedaan secara musyawarah," ujarnya

Ia berharap keberadaan Timdu PKS dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif. 

"Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan dan keutuhan sosial di Bangka Selatan," ujar Debby.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026