Kami sudah menginventarisasi semua titik lokasi penting untuk kesiapan pasokannya dan ketersedian genset,Pangkalpinang (Antara Babel) - Sebanyak 342 personel PT PLN Wilayah Bangka Belitung siap mengamankan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung 2017.
"Para petugas tersebut siaga menjaga keandalan pasokan listrik di tempat-tempat vital terkait pilgub," kata Deputi Manajer Humas-Hukum PT PLN Wilayah Bangka Belitung, Agus Yuswanta di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, pelaksanaan siaga pasokan listrik dimulai sejak persiapan pemungutan suara sampai penghitungan suara yakni mulai 12 hingga 27 Februari 2017.
"Pada 12-14 Februari meliputi siaga kotak suara dan logistik di masing-masing KPU. Dilanjutkan dengan siaga pelaksanaan pemungutan suara pada 15 Februari di masing-masing PPK. Kemudian 16-27 Februari siaga rekapitualisasi penghitungan suara di KPU," katanya.
Untuk mengantisipasi pemadaman baik akibat faktor cuaca maupun peralatan yang dapat mengganggu rangkaian proses pilgub pihaknya menyiapkan SOP bagaimana melakukan manuver atau pengalihan beban ketika terjadi gangguan dari salah satu sumber listrik.
"Guna mendukung SOP tersebut maka titik-titik penting yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota masing-masing dijaga oleh dua orang petugas, sehingga secara keseluruhan berjumlah 342 personel," katanya.
Kebutuhan listrik utama pada saat pilgub akan dipasok dari jaringan PLN yang dibantu dengan genset untuk masing-masing titik.
"Kami sudah menginventarisasi semua titik lokasi penting untuk kesiapan pasokannya dan ketersedian genset," ujarya.
Terkait siaga pilgub itu juga PLN Wilayah Bangka Belitung meniadakan penghentian sementara aliran listrik untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi dan atau pemeliharaan jaringan di titik-titik utama pilgub.
"Apabila terjadi pemadaman maka dipastikan hal itu karena gangguan. Oleh sebab itu segera hubungi layanan 24 jam PLN di nomor (0717) 123 atau website www.pln.co.id," ujarnya.
Pewarta: Try Mustika HardiUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.