Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Belitung menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) 2025 dengan menghadirkan narasumber berpengalaman, termasuk mahasiswa Magister STIE Indonesia Jakarta, Muhammad Tahir, yang dikenal aktif dan kompeten dalam bidang organisasi.

Dalam kegiatan yang digelar Jumat itu, Muhammad Tahir menyampaikan materi bertema “Leadership 5.0: Membangun Pemimpin Muda Masa Depan Berbasis Digital.”

Ia menekankan bahwa pemimpin generasi mendatang harus adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan digitalisasi di era society 5.0.

“Untuk membangun kepemimpinan masa depan, harus dilakukan berbagai langkah strategis,” kata Tahir dalam keterangan rilis yang diterima di Pangkalpinang, Jumat. 

Tahir menjelaskan bahwa dirinya telah beberapa kali menjadi pengisi pelatihan, baik mengenai kepemimpinan maupun jurnalistik. Menurut dia, pengembangan talenta muda dimulai dengan mengidentifikasi keterampilan dasar yang dimiliki mahasiswa.

Ia melanjutkan, pendidikan dan pelatihan berbasis konsep Leadership 5.0 dapat membantu membangun soft skills, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman etika kepemimpinan.

Lebih lanjut, Tahir menilai pemimpin muda harus berani berpikir kompleks, memiliki empati tinggi, serta terdorong oleh panggilan jiwa untuk memperjuangkan keresahan masyarakat.

Seorang pemimpin, katanya, perlu menumbuhkan beragam pola pikir yang relevan dengan tantangan masa kini, seperti growth mindset, global mindset, innovative mindset, empathetic mindset, dan sustainability mindset.

“Saya berharap para mahasiswa mampu merasakan apa yang dirasakan rakyat dan memiliki empati yang mendalam, sehingga berani bersuara untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama ketika terdapat kebijakan pemerintah yang kurang berpihak kepada publik,” ujarnya.



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026