Pangkalpinang (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didukung sejumlah instansi terkait berhasil mengembangkan percontohan kebun digital.
"Alhamdulillah, panen dari apa yang sudah kita giatkan dan kita rawat selama ini akhirnya membuahkan hasil. Semoga berkah dan dapat dinikmati bersama," kata Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia menjelaskan kebun digital tersebut merupakan bantuan Bank Indonesia Perwakilan Babel dan menjadi proyek percontohan dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk penanaman hortikultura.
Berbagai jenis tanaman hortikultura dikembangkan di kebun tersebut, antara lain berbagai jenis tanaman sayuran, cabai, bahkan sejumlah tanaman obat keluarga juga ditanam.
"Program ini merupakan kolaborasi antara TP PKK, Bank Indonesia, dan Dinas Pertanian. Kebun PKK Cikar ini langkah kecil yang kita mulai dari pekarangan rumah dinas, tetapi manfaatnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
Kebun PKK Cikar yang yang menerapkan pemanfaatan teknologi digital dinilai berhasil karena teknologi yang diterapkan cukup membantu mempermudah proses pemantauan pertumbuhan tanaman sehingga risiko gagal panen dapat ditekan.
"Pola penerapan teknologi ini bisa kita kembangkan di tempat-tempat lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga," katanya.
Hasil panen perdana dari kebun tersebut kemudian dibagikan kepada pengurus Panti Sosial Bina Serumpun dan Panti Asuhan RUTH, serta dijual dengan harga terjangkau kepada pegawai dan warga sekitar.
Penyaluran hasil diserahkan secara simbolis Ketua TP PKK Babel kepada dua panti sosial sekaligus meninjau fasilitas panti dan berinteraksi dengan para penghuni.
TP PKK Babel kembangkan kebun digital
Sabtu, 15 November 2025 21:25 WIB
