Pangkalpinang (ANTARA) -  PT Timah Tbk kembali meraih Gold Rank dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas laporan keberlanjutan perusahaan dalam menerapkan prinsip Environment, Social & Governance (ESG).

“Penghargaan ini merupakan wujud nyata dari komitmen PT Timah Tbk untuk menerapkan prinsip ESG secara konsisten," kata Direktur Produksi dan Komersial PT Timah Tbk Ilhamsyah Mahendra dalam keterangan pers diterima LKBN ANTARA Babel di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan ASRRAT ini merupakan program penilaian yang diselenggarakan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR), yang sejak lebih dari dua dekade menjadi barometer kredibilitas laporan keberlanjutan di Asia dan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat performa keberlanjutan di seluruh lini operasional.

"Perusahaan terus berupaya meningkatkan transparansi, memperkuat praktik tata kelola, serta menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya. 

Ia menambahkan perusahaan akan terus menyesuaikan laporan keberlanjutan dengan standar global serta memastikan implementasi ESG berjalan sejalan dengan strategi bisnis jangka panjang PT Timah Tbk.

“Kedepannya, perusahaan akan terus memperkuat integrasi aspek keberlanjutan dalam proses bisnis perusahaan, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan mendukung daya saing perusahaan di tingkat regional maupun internasional,” katanya.

Chairman Board of Trustee NCSR, Prof. Bambang Brodjonegoro mengatakan ASRRAT tahun ini diikuti oleh 82 peserta, terdiri dari 78 perusahaan dari Indonesia termasuk tiga entitas sektor publik serta empat perusahaan dari Bangladesh dan Filipina.

Ia menekankan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan global, karena perkembangan regulasi internasional seperti IFRS S1-S2, TCFD, GRI Standards, hingga ASEAN Taxonomy menuntut perusahaan menyajikan data yang semakin terukur, transparan, dan dapat diperbandingkan.

“Perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan global yang semakin terukur dan dapat diperbandingkan. Dengan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapat menjadi alat strategis bagi organisasi,” ujarnya.

Ia  menegaskan bahwa laporan keberlanjutan menjadi indikator kesiapan perusahaan menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan di masa depan.

"ASRRAT ini berperan penting sebagai mekanisme penilaian independen yang membantu peningkatan kualitas laporan keberlanjutan dari tahun ke tahun," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026