Koba, Bangka Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memperluas ruang publik yang sehat dan inklusif melalui gelaran olahraga massal atau Fun Run 5K yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025 di Alun-alun Kota Koba.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Jumat, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai pendekatan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Menurut dia, pemerintah ingin memperkuat kedekatan dengan warga melalui aktivitas yang mendorong pola hidup sehat.
“Pemerintah daerah ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Fun Run ini menjadi ruang publik yang bisa diakses semua kalangan sekaligus mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menargetkan sekitar 1.500 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk peserta dari Palembang, Sumatera Selatan.
Tingginya minat peserta dinilai sebagai indikator meningkatnya daya tarik kegiatan publik Bangka Tengah.
Pemkab Bangka Tengah menilai kegiatan olahraga berbasis partisipasi publik merupakan instrumen penting dalam membangun interaksi sosial yang sehat, sekaligus memperkuat citra daerah.
Pemerintah daerah berencana memasukkan kegiatan serupa dalam kalender rutin untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik yang produktif dan inklusif.
Ketua Panitia Bateng Fun Run 5K, Desfa Ramadhan menjelaskan persiapan teknis telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor.
Aspek keamanan, penentuan rute, dan penyediaan fasilitas pendukung menjadi prioritas agar kegiatan berlangsung aman dan nyaman.
“Bateng Fun Run tidak hanya berorientasi pada perlombaan lari, tetapi dirancang agar ramah bagi pelajar maupun masyarakat umum, sehingga lebih banyak warga dapat memanfaatkan ruang publik ini,” katanya.
Desfa mengatakan, jumlah pendaftar yang melampaui target awal membuka peluang bagi kegiatan ini untuk dikembangkan sebagai agenda tahunan dan ikon sport tourism daerah.
